Minggu, 10 November 2013

Karya Membanggakan SMK Teknologi Rekayasa (TR) Sinar Husni

“Ciptakan Alat Pendeteksi Gempa dan Gelombang Tsunami”


Berbekal ketekunan untuk terus berupaya menghasilkan sebuah karya yang akan bermanfaat di masa yang akan datang, membuat siswa SMK menjadi sosok pelajar yang dikenal sebagai ‘ilmuan muda’ yang menciptakan alat alat dengan teknologi sederhana namun bermanfaat. 
Dengan begitu, siswa siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah tidak lagi di pandang sebelah mata oleh masyarakat, salah satu dari karya membanggakan siswa siswa SMK yakni berhasil menciptakan alat pendeteksi Gempa dan gelombang Tsunami yang di rancang oleh siswa siswa SMK Teknologi Rekayasa (TR) Sinar Husni. 

Alat pendeteksi gempa ini di rancang melalui alat sensor gerak, yang di ibaratkan jika terjadinya gempa atau goncangan di dalam perut bumi maka sistem sirine akan berbunyi dengan keras yang menandakan bahwa akan terjadi gempa di bumi.

Bandul timah yang di pasangkan di antara permukaan alat pendeteksi gempa di fungsikan sebagai sistem sensor gerak yang di sambungkan dengan sirine dan lampu maka akan menyala apabila ada goncangan di dalamnya. Begitulah sistem sederhana dari alat pendeteksi gempa ciptaan siswa siswa SMK Sinar Husni. 

“ Kalau kita goncangkan, secara otomatis sirine akan berbunyi, pertanda sensor gerak berfungsi melihat gelombang getaran yang ada ” kata Iin Sudarma saat menjelaskan cara kerja alat deteksi gempanya 

Siswa kelas 2 SMK Sinar Husni ini pun menjelaskan sekurang kurangnya butuh waktu seminggu untuk membuat alat pendeteksi gempa sederhana ini, hasil dari ciptaan nya ini pun masih terdapat kelemahan yakni belum dapat mengetahui besaran guncangan apabila di ibaratkan dengan daya gempa ukuran Skala Richter (SR). sementara untuk biaya pembuatan alat pendeteksi gempa ini sekitar lima ratusan ribu rupiah. 

“Memang kelemahan alat ini, belum bisa mengetahui besaran daya guncangan, kedepan akan kami sempurnakan kembali” kata Iin Sudarma lagi. 

Selain menciptakan alat pendeteksi gempa, Siswa SMK Sinar Husni juga menciptakan alat pendeteksi gelombang Tsunami. Dengan menggunakan sistem sensor gerak air atau di beri nama sensor water switch , alat ini dapat mengirimkan peringatan tanda bahaya saat tsunami akan  terjadi. 

“Pada saat akan terjadi tsunami, kan permukaan air yang di dalam laut akan menyusut, dan tidak mnyentuh batang sensor (lengbab) maka sensor level switch akan bekerja mengeluarkan signal untuk membunyikan sirene dan lampu peringatan bahwa akan terjadi tsunami ” kata Nurhardiansyah siswa kelas 2 SMK Sinar Husni ini.

Dalam dua alat kerja ini, pada sistem memiliki banyak kesamaan dalam cara kerja dan teknologi, untuk proses pembuatan memakan waktu yang berbeda bed. Mereka pun  saling sharing dengan guru khususnya guru kelistrikan untuk membuat kedua alat ini, kedua siswa ini pun berharap dengan teknologi yang mereka ciptakan besar harapan akan lebih di kembangkan dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat. 

“Tentunya dengan alat alat ini dapat lebih memotivasi kami untuk menciptakan alat teknologi masa depan yang bermanfaat bagi masyarakat di zaman yang akan datang” kata mereka. SMK TR Sinar Husni telah mengikuti beberap kali pameran dan kompetisi  SMK Se Kota Medan dan Deli Serdang, prestasi pun telah banyak di raih oleh sekolah ini. Rholand muary

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Sumut Paten” dalam Analisa Wacana Kritis

Sumut Paten, kini sudah menjadi jargon politik dan ciri khas dari Gubernur Sumatera Utara, Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si. Dalam berbaga...