Minggu, 10 November 2013

HENDRA, Mahasiwa Farmasi USU, Juara Umum Pidato bahasa Jepang Regional Sumatera


"Belajar Bahasa Jepang Secara Otodidak"

Tak pernah dibayangkan sama sekali bagi seorang mahasiswa yang kuliah di fakultas Farmasi USU dapat meraih juara umum lomba pidato bahasa Jepang se regional Sumatera yang di selenggarakan oleh konsulat jenderal (konjen) Jepang bekerja sama dengan Japan Foundation pada Sabtu, 18 Mei yang lalu.

Dia adalah Hendra mahasiswa Farmasi USU angkatan 2010 ini, yang telah meraih juara umum lomba pidato bahasa Jepang regional Sumatera dengan menyisihkan lawan lawannnya termasuk dari kalangan mahasiswa yang studi di  sastra Jepang se- universitas yang ada di pulau Sumatera 

Hendra menjelaskan dirinya tak pernah nyangka akan di panggil juri sebagai pemenang lomba pada waktu lalu, karena dirinya baru pertama kali mengikuti kompetisi pidato bahasa Jepang, dengan wajah kaget dan suasana yang hening dirinya hanya bisa berdiri, 

Hendra masih belum yakin dan tidak menyangka akan menjadi juara umum, namun setelah tepuk tangan dari perwakilan konjen Jepang dan mengajaknya maju kedepan, sontak membuat dirinya merasa bangga dan senang, dengan senyum bahagia dirinya pun maju untuk meraih thropy juara umum.

“Awalnya saya gak yakin kalau saya yang dipanggil, apalagi banyak yang gak nyangka, mahasiswa dari Farmasi bisa jadi juara umum lomba pidato bahasa Jepang se regional Sumatera” ujar Hendra di kampusnya.

Hendra menceritakan karena telah berhasil menjadi juara umum, pada tanggal 15 Juni mendatang dirinya akan di berangkatkan untuk lomba pidato bahasa Jepang kembali untuk tingkat Indonesia dan apabila menjadi juara umum lagi akan di berangkatkan ke Jepang untuk mengikuiti kompetisi yang lebih tinggi lagi se Asia yakni Asean Japanese speak contest.

“Saya pasti terus berusaha agar menjadi juara umum untuk membanggakan Sumatera Utara dan Indonesia ke ajang yang lebih tinggi di Jepang” ujar Hendra yang mengaku belum pernah pergi ke negara Jepang ini. 

Pria kelahiran Medan, 16 Oktober 1991 mengaku tidak pernah mengikuti les formal dalam berbahasa Jepang, hanya saja belajar percakapan secara otodidak bersama klub percakapan bahasa Jepang yang dinamai Shaberokai yang di bina oleh konjen Jepang di Medan.

“Saya lebih banyak belajar secara otodidak dengan sering sering berbicara dengan bahasa Jepang dengan kawan kawan di Shaberokai ” katanya.

Selain bahasa Jepang dirinya juga mahir dalam berbahasa inggris, kenapa lebih suka dengan bahasa Jepang ketimbang Inggris, menurut Hendra bahasa inggris kosa katanya lebih banyak yang monoton sementara bahasa Jepang lebih berkembang serta mengajarkan cara berbicara dengan menggunakan etika dan sopan santun kepada orang lain.

Anak ke tiga dari empat bersaudara ini memulai kesukaanya terhadap negara Jepang itu sejak duduk di bangku SMA tidak hanya menyukai komik Jepang, anime serta tariannya, namun yang paling disukainya adalah ragam kebudayaannya, menurutnya negara tirai bambu tersebut memiliki ragam kebudayaan yang memiliki makna filosofis dan secara turun menurun di pertahankan. 

Sangking hapalnya dengan kebudayaan Jepang, pernah ada warga Jepang yang mengajaknya untuk pindah kewarganegaraan Jepang, namun Hendra menolaknya karena dirinya juga mencintai Indonesia dengan segudang ragam kebudayaannya, dan di Indonesia juga lah dia dapat belajar banyak hal termasuk kebudayaan Jepang.

“Untuk dapat belajar bahasa Jepang kuncinya Cuma satu, buatlah banyak banyak kesalahan agar kita bisa banyak belajar dari kesalahan kesalahan serta jangan malu untuk bertanya kepada orang, dari pada tidak bertanya akibatnya malu seumur hidup” pesan Hendra.

Atau bahasa Jepangnya,’ Kiku wa icnijind Haji Kikanuwa Isshou No Haji’. Hendra juga mengutarakan niatnya setelah lulus kuliah ingin melanjutkan sekolah di strata dua di Jepang dengan beasiswa dan kemudian setelah tamat dapat bekerja di perusahaan ternama di negara Sakura itu. Rholand Muary

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Sumut Paten” dalam Analisa Wacana Kritis

Sumut Paten, kini sudah menjadi jargon politik dan ciri khas dari Gubernur Sumatera Utara, Ir. HT. Erry Nuradi, M.Si. Dalam berbaga...